Tips Hidup Bahagia Saat Usia 60 Tahun

Tips Hidup Bahagia Saat Usia 60 Tahun Cap Bintang Kupu Kupu Gloherbal

Memasuki usia di atas 30 tahun, kemampuan fisik manusia mengalami penurunan. Tidak jarang dari mereka sebelum memasuki usia lansia mengalami kematian dini atau prematur menjelang usia 60 tahun ke atas yang disebabkan oleh berbagai penyakit seperti hipertensi, jantung atau diabetes.

Namun, hidup sehat di usia senja tetap bisa diperoleh asal punya kesadaran untuk pola hidup sehat serta cek kesehatan secara rutin sejak remaja. Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur, ada beberapa perubahan fisiologis yang terjadi ketika memasuki usia 60 yang bisa di pertahankan dengan asupan nutrisi yang baik.

“Seperti otot (menjaga jumlah dan kekuatan otot), otak (mencegah demensia), tulang (osteoporosis), saluran pencernaan (tetap bisa mencerna dan tidak terjadi bab susah). Anda membutuhkan asupan gizi tertentu agar tubuh tetap sehat dan bugar dan mencegah kondisi tersebut,” ujar dr Muliaman kepada detikHealth, baru-baru ini.

Bahkan, dengan kondisi yang sehat dan bugar karena terpenuhinya nutrisi, juga secara tidak langsung dapat membuat hidup merasa bahagia. Hal itu karena rasa bahagia atau suasana hati ini timbul jika tak banyak penyakit yang diderita.

“Pada orang tua salah satu yang membuat mereka bisa awet muda selain kecukupan nutrisi adalah rasa bahagia dalam menjalani hidup, tentunya untuk membentuk dan merangsang hormon yang menyebabkan suasana hati mood bahagia ini diperlukan nutrisi seperti asam amino dari protein, dan vitamin B complex,” jelasnya.

Adapun pemenuhan nutrisi yang baik bagi lansia, lanjut dr Muliaman, didapatkan dari beberapa nutrisi seperti protein. Lansia membutuhkan jumlah protein lebih banyak daripada orang dewasa muda, yaitu sekitar 1-1,2 gram/kg per harinya.

“Protein baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan serta mempertahankan massa otot. Hal ini penting agar Anda tidak mengalami sarkopenia, yaitu kondisi degenerasi otot yang membuat tubuh menjadi lebih lemah. Selain itu, protein juga bisa menjadi sumber energi. Anda bisa mendapatkan asupan gizi ini di dalam ikan, telur, ayam, dan susu,” bebernya.

Kemudian, nutrisi yang perlu dipenuhi adalah vitamin dan mineral agar tidak mudah sakit. Beberapa vitamin dan mineral yang dibutuhkan seperti vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi, vitamin B12 untuk mengurangi risiko demensia, omega-3 untuk daya ingat, dan masih banyak lagi.

“Vitamin D dan juga kalsium adalah nutrisi yang harus dikonsumsi usia 60-an ke atas. Pasalnya, zat-zat seperti kalsium, vitamin D, dan magnesium bisa membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko terjadinya osteoporosis,” ucapnya.

Terakhir, nutrisi yang diperlukan adalah serat untuk mencegah gangguan pencernaan yang seringkali terjadi pada lansia. Selain untuk melancarkan pencernaan, serat penting untuk mengontrol kadar lemak dan gula dalam darah.

Meski demikian, masalah selanjutnya saat memasuki usia lanjut biasanya nafsu makan sudah berkurang, bosan dengan makanan tertentu, karena gigi sudah mulai berkurang. Untuk itu, lansia butuh meal replacement atau makanan pengganti sarapan dan makan malam dari susu bernutrisi.

Total Page Visits: 50 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *